BREAKING NEWS :

Intip Beberapa Menu Buka Puasa Yang Tidak di Anjurkan


Kenkenews.com - Buka puasa tentu jadi waktu yang paling dinantikan pada bulan Ramadan. Setelah menahan dahaga selama hampir 13 jam, kita bisa segera mengisi perut dengan makan dan minum.

Saat berbuka, kita dianjurkan segera mengganti cairan tubuh. Tapi tidak semua minuman dan makanan baik untuk dijadikan menu buka puasa. Ada beberapa yang bisa menimbulkan efek samping dan berbahaya buat tujuh.

Cek tujuh daftarnya di bawah ini.

1. Kolak pisang

Menyantap kolak pisang saat lapar dan dahaga tentu sangat nikmat. Tapi kudapan yang sering dijadikan menu bbuka puasa ini ternyata tidak cocok dikonsumsi dalam keadaan perut kosong.

Kamu disarankan terlebih dulu minum air putih yang cukup sebelum makan kolak pisang. Sebab menu bersantan ini bisa membuat tubuh terkejut.

Kolak termasuk hidangan yang cukup "berat" buat perutmu yang kosong selama belasan jam. Terlebih jika ditambah dengan karbohidrat seperti ubi atau singkong.

Mengonsumsi menu kolak saat metabolisme tubuh kurang baik bisa menimbulkan gejala, seperti asam lambung naik, iritasi lambung, masalah pencernaan, serta rasa lelah dan letih setelah makan.

2. Es krim

Siapa yang biasa mengonsumsi es krim saat buka puasa? Sebaiknya mulai sekarang kamu menghindarinya. Salah satu alasannya adalah suhu dingin yang akan membuat perut kaget, sebab terjadi perbedaan suhu.

Minum minuman man yang terlalu dingin saat perut kosong bisa mempengaruhi pola kerja organ tubuh. Terutama bagi pencernaan. Dampaknya adalah masalah kembung, kelebihan gas, dan begah.

Saat berbuka, sebaiknya konsumsi minuman atau makanan dengan suhu ruangan terlebih dulu.

3. Minuman bersoda

Jika kamu minum soda saat perut kosong, lambungmu bakal kaget dan secara otomatis meningkatkan kadar asam. Gelembung karbondioksida dalam minuman berkarbonasi bisa meningkatkan gas di saluran pencernaan.

Masalah yang bisa ditimbulkan, antara lain, asam di mulut, sensasi panas di dada, hingga maag. Kandungan asam sitrat dan gula yang tinggi dalam minuman bersoda juga tidak baik, karena memicu pengikisan enamel gigi, gigi berlubang, hingga masalah bau mulut.

Jika ingin mengonsumsi minuman bersoda, sebaiknya beri jeda setidaknya satu hingga dua jam setelah berbuka.

4. Kopi

Kopi bukan minuman yang direkomendasikan untuk membatalkan puasa. Pasalnya, kafein dalam kopi dapat meningkatkan produksi asam lambung. Kembung dan gangguan pencernaan pun bisa timbul akibat hal ini.

Selain itu, kopi punya sifat diuretik yang membuatmu buang air kecil lebih sering dan kehilangan cairan tubuh. Padahal tubuh kita dalam kondisi dehidrasi setelah berpuasa sehari penuh dan butuh banyak pengganti cairan.

Oleh sebab itu, lebih baik konsumsi air putih dengan jumlah cukup dan makan dulu sebelum menyesap kopi.

5. Teh

Teh juga mengandung kafein, meski kadarnya tidak setinggi kopi. Orang dengan sakit maag sangat tidak dianjurkan langsung berbuka dengan teh, karena kafein dapat menyebabkan iritasi dan nyeri lambung.

6. Susu full cream

Susu sebenarnya dapat menunjang kebutuhan energi selama berpuasa, apalagi vitamin D di dalamnya dapat membantu proses penyerapan gizi. Namun, manfaat baik tersebut  bisa didapat secara maksimal saat kondisi metabolisme normal.

Saat berpuasa, metabolisme dan cara kerja organ banyak berubah. Bisa karena pola makan, aktivitas fisik, fungsi organ, jumlah elektrolit tubuh, hingga pola tidur yang berubah.

Butuh waktu untuk sistem pencernaan beradaptasi dan kembali normal. Jadi, kamu perlu mengenali perubahan fisiologis dalam tubuhmu. Sebab, beberapa orang mengalami gangguan pencernaan dan lambung ketika minum susu saat berpuasa.

7. Terlalu banyak air putih

Air putih jadi minuman yang wajib dikonsumsi saat membatalkan puasa. Tujuannya untuk menetralkan asam lambung, sehingga perut tidak kaget saat terisi minuman atau makanan yang lebih berat.

Namun, saat air yang kamu minum dalam satu waktu jumlahnya berlebihan, beberapa masalah pun bisa timbul. Mereka dengan sistem metabolisme bisa overhidrasi, terutama yang memiliki penyakit jantung atau gangguan ginjal.

Banyaknya cairan bisa mengikis kandungan natrium dalam darah. Padahal zat ini berperan penting untuk menjaga keseimbangan elektrolit.

Intinya berbukalah dengan minuman yang netral seperti air putih. Beri sistem pencernaanmu waktu untuk beradaptasi sebelum menyantap hidangan lainnya.

Asupan cairan harus tetap terpenuhi selama berpuasa, minimal dua liter air per hari. Kamu bisa konsumsi dua gelas air saat buka puasa, empat gelas air di antara waktu buka hingga tidur, serta dua gelas saat sahur. (*)
Powered by Blogger.