BREAKING NEWS :

Ketua FPI Jonggol: Pelaku Jambret Bukan Anggota FPI, Kaos FPI Memang Dijual Bebas


Kenkenews.com - Sebagai Ormas Islam yang aktif dalam kegiatan sosial kemanusiaan dan menegakkan amar ma'ruf nahi munkar, ormas Front Pembela Islam (FPI) sangat populer dan dicintai umat Islam, sehingga kaos serta berbagai atribut FPI banyak dijual bebas dimana-mana dan cukup laku keras.

Menindaklanjuti berita tentang penjambretan yang terjadi sore ini, Ahad (3/5/2020) dan videonya viral yang tertangkap di Alfamart perumahan AL, Sukamanah Jonggol, Bogor, dan pelaku mengenakan kaos bertuliskan FPI, Ketua DPC FPI Jonggol Ustadz Syaefulloh menegaskan bahwa pelaku bukan anggota FPI dan tidak terkait dengan FPI khususnya FPI Jonggol.

"Diketahui bahwa orang yang diduga melakukan penjambretan itu adalah seorang pemuda atas nama Pedet tinggal didaerah Maduhur, Sukamanah, Jonggol, Kabupaten Bogor, dan berprofesi sebagai pengangguran. Sedangkan kaos FPI semacam itu memang dijual bebas dan bisa dibeli dimana-mana", ujar Ustadz Syaefulloh kepada Redaksi Faktakini.net

Saat ini Pedet terduga pelaku penjambretan sudah diamankan di Polsek Jonggol, Kabupaten Bogor, dan pihak DPC FPI Jonggol sudah melakukan klarifikasi kepada pihak kepolisian.

Apabila kita melihat tayangan berita tentang pelaku kriminal di televisi, semisal acara Patroli, Buser dan lainnya, sering kita lihat pelaku ada yang mengenakan kaos klub-klub sepakbola terkenal seperti Real Madrid, Barcelona, Liverpool dan lainnya, atau kaos bergambar partai bahkan bergambar Jokowi dan Prabowo.

Padahal Jokowi atau Prabowo sendiri pasti tidak terkait dan tidak tau menau dengan tindakan pelaku kriminal tersebut. Namun itulah resiko jadi orang, klub sepakbola atau organisasi terkenal yang kaos dan atributnya dijual bebas, sehingga banyak orang yang memakainya. []
Powered by Blogger.